Warung Kopi Merapi - Tempat Ngopi dengan Nuansa Landscape Gunung Merapi

Warung Kopi Merapi - Tempat Ngopi dengan Nuansa Landscape Gunung Merapi
Warung Kopi Merapi - Tempat Ngopi dengan Nuansa Landscape Gunung Merapi

Haloo sahabat mbatins,

Salam mbatins. Bertemu lagi dengan saya gaes sobat bugar. Pada kesempatan kali ini ayas ingin sedikit mengulas tentang satu tempat nongkrong di daerah Yogyakarta yang terbilang sangat menarik. Kenapa menarik gaes? Karena tempat nongkrong yang satu ini punya pemandangan yang sangat indah yaitu pemandangan gunung merapi. Bagi kalian pecinta kopi cobalah datang ke tempat ini. Namanya Warung Kopi Merapi. Letaknya persis di kaki gunung Merapi. Selain merasakan kenikmatan secangkir kopi jenis Robusta atau Arabika, kalian juga bisa menyaksikan sisa-sisa erupsi gunung api paling aktif di dunia ini.

Warung ini bisa dibilang letaknya sedikit menyempil, sendirian diantara beberapa batu sebesar lemari pakaian. Dari perempatan jalan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, kalian membutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam sampai ke sana menggunakan sepeda motor ataupun mobil. Sejauh ini belum ada tempat parkir pesawat, tapi tidak termakan kemungkinan bisa juga kalo kalian pengen naik pesawat gaes. Cuma nanti langsung terjun saja dari atas tkp dengan berbekal parasut (becanda lho ini gaes).


Lokasi warung kopi merapi via google maps


Tempat ini berdekatan dengan tempat wisata yang relatif baru yaitu The Lost World Castle dan juga Stonehenge. Warung kopi merapi ada di dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi Warung Kopi Merapi berada di tepi jalan menuju Bunker Kaliadem sebagai daya tarik wisata Lava Tour Merapi Kaliadem Sleman. Rute menuju Warung Kopi Merapi dari pusat kota Yogyakarta ke arah utara melewati Jalan Kaliurang. Saat tiba di perempatan Pakem pilihlah petunjuk arah menuju Cangkringan. Beberapa kilometer berselang carilah papan petunjuk arah desa Kinahrejo yang sekarang dikenal sebagai Wisata Lava Merapi Kinahrejo dan Petilasan Museum Rumah Mbah Maridjan. Setelah melewati retribusi masuk Wisata Lava Merapi Cangkringan, perhatikan papan petunjuk arah ke kanan menuju desa wisata Petung. Setelah memasuki area pemukiman warga desa Petung, susurilah jalan beraspal sempit tersebut hingga ujung desa. Perjalanan dilanjutkan dengan melewati jalan rusak dan berbatu sejauh beberapa ratus meter hingga tiba di Warung Kopi Merapi di sisi kanan jalan.


Warung Kopi Merapi ini buka 24 jam setiap harinya. Disini pengunjung dapat menikmati seduhan biji kopi yang ditanam langsung di tanah vulkanik lereng Gunung Merapi. Ada dua pilihan jenis kopi yang ditawarkan yaitu kopi robusta dan kopi arabica. Untuk menu makanan pendampingnya, warung ini hanya menyediakan aneka gorengan dan mie instan saja. Harga menu-menunya yang ada di Warung Kopi ini cukup terjangkau, antara lain :

  • Kopi Arabika Merapi Rp 8000/cangkir
  • Kopi Robusta Rp 5000/cangkir
  • Satu porsi gorengan tempe mendoan Rp 5000,
  • Satu porsi gorengan pisang Rp 7000.
  • Selain itu, ada juga menu mie rebus  Rp. 7000/porsi
  • dan mie goreng Rp.8000/porsi

Suasana di Warung Kopi Merapi cukup sejuk. Sesekali terdengar suara jeep pembawa wisatawan lava tour dan truk pembawa pasir. Kondisi lingkungan yang gersang dan berpasir membuat debu sering berhamburan ketika kendaraan lewat. Bila cuaca sedang cerah sembari menikmati kopi, pengunjung akan disambut dengan view gagahnya Gunung Merapi dengan jelas dari tempat ini. Namun sayangnya saat saya pergi ke tkp, suasan Gunung Merapi tersebut sudah tertutup kabut karena hari sudah sore.


Dan kebetulan gaes, pada saat berkunjung kali ini saya dan teman-teman bersama salah seorang wanita yang sangat menginspirasi di Indonesia. Dia adalah mbak Alamanda Shantika, Former Go-Jek VP dan Founder Binar tech academy di Yogyakarta. Benar-benar kesempatan yang sangat langka yang bisa saya dapatkan untuk bisa ngopi dan sharing bersama mbak Alamanda Shantika ini. Ceritanya gaes, setelah graduation dari Academy Binar batch 8 yang saya ikuti sebelumnya, saya dan teman-teman diajak untuk main ke suatu tempat agar bisa ngobrol-ngobrol dan sharing-sharing. Dan kemudian dipilih deh Warung Kopi Merapi ini karena memang sangat cocok untuk tempat nongkrong dan ngobrol sembari melihat pemandangan indah yang disajikan Gunung Merapi. Dengan beranggotakan 10 orang, akhirnya kami berangkat ke tkp.








Tapi mungkin memang untuk pelayanan di Warung Kopi Merapi ini bisa dibilang sedikit lama. Harap dimaklumi lho gaes, soalnya tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh anak-anak muda dari Yogyakarta maupun dari luar Yogyakarta. Karena Warung Kopi Merapi ini merupakan salah satu destinasi favorit di Yogyakarta yang dirasa sangat cocok untuk sekedar nongkrong, mengobrol, ataupun menikmati kopi.

Bagaimana gaes, apakah tertarik untuk berkunjung ke Warung Kopi Merapi ini? Langsung saja tancap gas menuju lokasi. Mungkin itu saja yang bisa saya bagikan kali ini gaes. Ikuti dan saksikan keseruan selanjutnya ya gaes, sampai jumpa lagi pada postingan selanjutnya. Semoga bermanfaat bagi kalian, yowes gaes selamat beraktivitas timbang glundang-glundung dikamar aja dan lalu membatin yang tidak-tidak. :)

Salam Mbatins.