Filosofi Serigala Sebagai Pemimpin Yang Baik

Filosofi Serigala Sebagai Pemimpin Yang Baik
Filosofi Serigala Sebagai Pemimpin Yang Baik

Mbatin.com | Informasi

Seperti yang kita ketahui, kadang manusia bertindak tidak lebih baik dari pada makhluk lain di sekitarnya, ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari makhluk hidup lain.

Binatang diketahui mempunyai insting atau naluri yang lebih tajam dari pada manusia. Dikutip dari sebuah blog, insting adalah suatu kecenderungan sebuah organisme untuk melakukan perilaku tertentu yang spesifik. Pola perilaku yang tetap ini bukanlah hasil belajar dari pengalaman, namun merupakan hasil turunan dari para pendahulunya. Insting tersebut dibentuk dari hasil pengalaman jangka panjang para pendahulunya dalam periode tertentu yang kemudian akan ‘dicetak’ dalam genetik mahluk tersebut untuk diteruskan kepada para keturunannya.

Ini adalah sekawanan serigala yang sedang berjalan dalam musim dingin. Kita perhatikan bagaimana formasi mereka berjalan:

 

3 serigala yang berjalan paling depan adalah yang tua dan sakit, mereka berjalan di depan untuk mengatur kecepatan berjalan kelompoknya karena jika mereka di belakang pasti akan tertinggal.

 

 


 

5 serigala di belakangnya adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi depan bila ada serangan. Para ‘warga’ berada ditengah-tengah, terlindungi dari serangan manapun. 5 serigala di belakangnya adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi belakang bila ada serangan.

 

 


 

1 serigala yang terakhir adalah sang pemimpin. Serigala inilah yang memastikan "no one left behind" dan "all keep stay one on pack". Serigala ini yang memastikan tidak ada yang tertinggal dan kelompoknya tetap utuh bersama. Serigala ini yang selalu siap siaga untuk berlari ke arah manapun untuk memerintahkan "protect and serve" kepada para ‘bodyguard’ kelompoknya.

 

 

 

This what is called GOOD LEADERSHIP, make sure whole pack stay alive and protecting eachother.